PARENTING ARTICLES

/

FEED

Article Tablet Article Mobile

Omega 3 Mendukung Perkembangan Otak Bayi

DHA secara alami terkandung pada ASI juga terdapat pada susu formula dan beberapa jenis makanan padat si Kecil. Salmon, ikan kod dan tuna merupakan contoh makanan yang mengandung asam lemak omega 3.

Manfaat Omega 3
Berikut adalah ragam manfaat baik dari konsumsi seimbang asam lemak omega 3 di masa kehamilan dan pada periode setelah kehamilan, antara lain:

- Asam lemak omega 3 sangat penting di masa kehamilan untuk pembentukan blok otak dan retina janin.
- Asam lemak omega 3 juga berperan dalam menjaga kestabilan periode kehamilan dan mencegah depresi setelah melahirkan.
- Studi menjelaskan bahwa konsumsi asam lemak omega 3 di masa kehamilan terkait dengan optimalnya perkembangan jaringan otak pada si Kecil.
- Mengurangi risiko alergi pada makanan dan masalah kulit seperti eksim.
- Meningkatkan kemampuan verbal dan IQ si Kecil.
- Meningkatkan kemampuan motorik halus si Kecil, kemampuannya dalam bersosialisasi dan kemampuannya dalam berkomunikasi.


Rekomendasi Asupan Asam Lemak Omega 3
Angka Kecukupan Gizi (AKG) Indonesia 2013 merekomendasikan kadar asupan harian asam lemak omega 3, seperti di bawah ini:
- Bayi 0 - 6 bulan: 0,5 gram per hari
- Bayi 7 - 11 bulan: 0,5 gram per hari
- Batita: 1 -3 tahun: 0,7 gram per hari
- Balita: 4 - 6 tahun: 0,9 gram per hari
- Ibu hamil: sekitar 1,5 gram per hari
- Ibu menyusui: sekitar 1,3 gram per hari

Memahami Omega-3 dan DHA Sebagai Konsumsi untuk Otak
Otak mengirimkan sinyal ke seluruh bagian di dalam tubuh untuk memerintah tiap organ agar bekerja dengan cara yang tepat. Kelompok pengirim pesan dari otak manusia disebut sebagai prostaglandin, ini menginisiasi sistem penyembuhan.

Tubuh membutuhkan asam lemak omega 6 dan asam lemak omega 3. Dua asam lemak esensial ini sangat penting untuk fungsi otak, ini merupakan komponen utama yang membentuk struktur membran sel otak dan enzim yang menyebarkan semua nutrisi berharga baik di dalam maupun di luar sel otak.

Sumber:
- Bergami M, et al. Proc Natl Acad Sci USA , 2008;105: 15570-15575.
- Sen S, et al. Biol Psychiatry, 2008; 64: 527-532.