PARENTING ARTICLES

/

CRY

Article Tablet Article Mobile

Ikuti Cara Ini untuk Menenangkan Tangisan Si Kembar!

Tangisan adalah bentuk komunikasi si kecil yang artinya perlu Mama identifikasi dan pahami sendiri. Seiring dengan berjalannya waktu, Mama mulai terbiasa dan paham akan arti tangisan si kecil seperti haus, mengantuk, atau karena popoknya mulai basah sehingga membuatnya tak nyaman. Nah, tangisan dari satu bayi saja mungkin sudah cukup membuat Mama kewalahan, terlebih jika Mama dan Papa memiliki bayi kembar dua atau lebih.

Tangisan dari bayi kembar

Meski merawat dua bayi kembar terlihat lebih merepotkan dibandingkan merawat satu bayi, tidak ada yang dapat membuktikan bahwa bayi kembar lebih sering menangis daripada bayi kelahiran tunggal. Namun, tangisan mereka yang saling silih berganti bisa menandakan kebutuhan yang berbeda, bergantung pada kondisi yang mereka rasakan saat itu. Frekuensi tangisan dari setiap pasangan bayi kembar pun bisa bervariasi karena bergantung pada sifat atau kepribadian masing-masing. Si kecil yang satu mungkin hanya menangis jika ia merasa lapar atau karena popoknya terasa basah, sementara si kecil yang lain lebih sering menangis karena ingin dipeluk atau digendong lebih sering oleh Mama.

Menenangkan tangisan si kembar

Nah, bagi Mama yang sedang hamil atau sudah melahirkan sepasang bayi kembar, apa yang akan Mama lakukan jika si kecil menangis bersamaan atau menangis bergantian dalam waktu dekat? Siapa yang harus Mama tenangkan lebih dulu? Simak tipsnya di bawah yuk!

  • Meminta bantuan dari orang lain

Kelahiran buah hati kembar pastinya memerlukan bantuan dan dukungan ekstra dari support system Mama, dalam hal ini berarti Papa, anggota keluarga atau nanny yang tinggal bersama Mama. Bila si kembar menangis dalam waktu bersamaan, minta bantuan dari Papa untuk menenangkan salah satu bayi yang menangis sementara Mama mengurus yang lainnya.

 

  • Mengutamakan situasi yang lebih mendesak

Bila Mama sedang sendirian dalam menjaga si kembar kemudian keduanya mulai menangis, segera cari tahu apa penyebab mereka menangis. Bila Mama mendapati penyebab salah satu dari si kembar menangis karena sakit atau karena kecelakaan kecil (misalnya terjatuh), maka prioritaskan perhatian Mama untuk menenangkan dan mengobatinya lebih dulu. Biasanya si kecil yang lain ikut menangis sebagai reaksi ikatan batin yang kuat dengan kembarannya, Ma. Tenangkan ia segera setelah Mama menenangkan yang terjatuh.

 

  • Lakukan taktik baby-soothing sekreatif mungkin

Jika menyusui, menggendong, mengganti popok atau membuat bersendawa tidak mempan untuk menghentikan tangisan si kembar. Mama dan Papa mungkin perlu memutar otak dan mencari cara lain yang disukai si kembar supaya tangisannya berhenti. Cobalah untuk bernyanyi, menari atau melakukan mimik muka yang lucu untuk menarik perhatian si kembar dari hal-hal yang membuat mereka menangis. Mama dan Papa juga bisa mengajak mereka keluar rumah dan menggendongnya di ruangan terbuka untuk membuat mereka merasa lebih nyaman.

Nah, Mama dan Papa mungkin menyadari bahwa beda bayi, beda pula trik yang berhasil digunakan. Cari tahu perbedaan dan keunikan masing-masing anak agar Mama lebih mudah menangani tangisan si kembar di kemudian hari. Tetap semangat, Ma!